Harga Emas Turun Sekitar 15% Sejak Akhir Febuari 2021

Harga Emas turun sekitar 15% sejak akhir febuari 2021. Namun, para ahli mengatakan titik terendah bisa lebih rendah dari itu jika China benar-benar mulai mendevaluasi mata uang mereka. Paket stimulus ekonomi yang akan segera Presiden Obama umumkan juga akan membawa kembali sebagian emas ke pasar.

Tampaknya tidak masalah bagi China bahwa Amerika Serikat memompa miliaran dolar ke dalam paket stimulus ekonomi dan itu menyebabkan mereka membangun kembali negara mereka dan berhenti berusaha keras untuk mengikuti Barat. Faktanya, mereka mungkin senang karena dolar melemah dan situasi ekonomi terlihat bagus untuk saat ini. Emas adalah komoditas yang bagus dan selalu berhasil dengan baik selama resesi. Investor suka membeli emas ketika ada berita buruk di luar sana karena dapat menahan nilainya bahkan selama penurunan ekonomi. Harga emas didasarkan pada permintaan dan penawaran, jadi tidak masalah apa yang sedang dilakukan perekonomian saat ini.

Emas Adalah Investasi Yang Baik

Emas adalah investasi yang baik untuk perekonomian nantinya. Perak adalah lindung nilai lainnya, tetapi saat ini, perak menderita banyak kerugian dalam perekonomian dan perlu waktu untuk pulih. Jika Anda memiliki perak, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menjualnya.

Salah satu tanda bahwa perak mungkin bermasalah adalah ketika harga emas dikaitkan dengan minyak. Emas biasanya naik seiring harga minyak dan perak biasanya turun seiring harga minyak. Artinya ketika harga emas naik maka harga minyak ikut naik begitu pula sebaliknya. Karenanya, ini adalah kabar baik bagi para penambang dan perusahaan minyak.

Indikator lain bahwa emas Anda tidak berkinerja baik dalam perekonomian adalah bila dikaitkan dengan saham pertambangan emas. Ketika harga emas naik, Anda tahu bahwa tambang emas sedang mengekstraksi lebih banyak emas. Di sisi lain, ketika harga emas turun, Anda tahu bahwa tambang perak mengekstraksi lebih sedikit emas. Ini adalah tren menurun, yang berarti permintaan emas tidak terlalu tinggi.

Indikasi Lain Bahwa Perekonomian Sedang Berkembang Baik

Indikasi lain bahwa perekonomian sedang berkembang baik adalah ketika emas dibeli atau dijual di pasar saham. Saat harga emas naik, saham juga akan ikut naik, memberikan kepercayaan investor terhadap perekonomian. Saat emas turun, saham juga akan turun sehingga menyebabkan investor kehilangan kepercayaan terhadap perekonomian. Kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa perekonomian sedang dalam kondisi baik.

Pertanda baik terakhir bahwa emas mungkin bullish dalam perekonomian adalah ketika harga perak naik. Ini terjadi ketika ekonomi sedang baik-baik saja dan permintaan emas meningkat. Emas melakukan ini karena menggunakannya sebagai uang dan merupakan penyimpan nilai seperti uang. Emas tidak bisa dihancurkan, tapi perak bisa. Akibatnya, suplai dan permintaan emas akan selalu tinggi, yang memastikan nilainya. Ini bagus untuk perekonomian, yang akan melihat harga emas naik seiring waktu, seperti perak.

Baca Juga : Kemajuan Proyek Stadion Internasional Jakarta Yang Terbaru 2021

Jika Anda adalah pemegang banteng, Anda harus menunggu kabar baik. Waktu terbaik untuk berinvestasi emas adalah sekarang. Namun, jika Anda sedang memegang posisi bullish, jangan terlalu rakus. Jika ekonomi hanya akan pulih perlahan, maka Anda harus menunggu untuk tumbuh lebih cepat. Ada baiknya untuk mendiversifikasi investasi Anda dengan berinvestasi di saham dan obligasi serta emas. Kabar gembira tentang emas adalah bullish dalam perekonomian, yang berarti Anda harus berinvestasi di dalamnya sekarang.